<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7735278274354111492</id><updated>2011-11-23T05:39:55.786-08:00</updated><title type='text'>sekedarpermainan</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sekedarpermainan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7735278274354111492/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekedarpermainan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Rionaldus Tonce</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-t8p9f0H6O_0/Tsz3TfruPnI/AAAAAAAAABo/h4gK6yZDLh8/s220/302319_116600535107181_100002717047832_76371_5909705_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7735278274354111492.post-252742874594950488</id><published>2011-11-18T05:38:00.000-08:00</published><updated>2011-11-18T05:38:13.524-08:00</updated><title type='text'>latar belakang konflik poso</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;Tahun 1997 indonesia dilanda krisis moneter disertai dengan fluktuasi  kondisi ekonomi dan politik yang tidak menentu, telah mengiring  indonesia menuju konflik nasional, baik secara struktural maupun  horizontal. semenjak runtuhnya rezim orde baru tahun 1998 yang di  gantikan oleh oleh B.H habibie yang diharapakan dapat menata sisitem  politik yang demokrasi berkeadilan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Pada waktu itu indonesia sangat  rentan dengan perpecahan, terjadi berbagai gejolak konflik di berbagai  daerah, salah satunya konflik yang terjadi di poso yang di sinyalir oleh  banyak kalangan adalah konflik bernuansa SARA. Adalah pertikaian suku  dan pemeluk agama islam dan kristen. Peristiwa kerusuhan diawali dengan  pertikaian antardua pemuda yang berbeda agama sehingga belarut dan  berhujung dengan terjadinya kerusuhan. Impliksasi – implikasi  kepentingan politik elite nasional, elite lokal dan miiter militer juga  diduga menyulut terjadinya konflik horizonttal sehingga sulit mencari  penyelesaian yang lebih tepat. Bahkan, terkesan pihak keamanan porli  lamban menangani konflik tersebut. Sehigga konflik terjadi belarut –  larut yang memakan korban jiwa dan harta.&lt;br /&gt;Secara umum konflik di poso  sudah berkangsung tiga kali. Peristiwa pertama terjadi akhir 1998,  kerusuhan pertama ini denga cepat di atasi pihak keamanan setempat  kemudian di ikuti oleh komitmen kedua belah pihak yang berseteru agar  tidak terulang lagi. Kan tetapi berselang kurang lebih 17 bulan kemudian  tepatnya pada 16 april 2000 konflik kedua pun pecah. Pada kerusuhan ini  ada dugaan bahwa ada oknum yang bermain di belakang peristiwa ini yaitu  : Herman Parimo dan Yahya Patiro yang beragama kristen. Keduua oknum  ini adalah termasuk elite politik dan pejabat pemerintah daerah  kabupaten poso.&lt;br /&gt;Menjelang pemilihan kepala detrah pada waktu itu,  kader – kader dari pihak umat kristiani yang bermunculan sebagai  kandidat kuat yang menjadi rival buapati saat itu, Sekwan DPRD 1  Sulawaesi tengah dan Drs. Datlin Tamalagi Kahumas Pemda Sulawesi tengah.  Keduan belah pihak memilki koneksi yang rill yang amat potensial  sehingga sewaktu – waktu dapat dengan mudah muncul letupan  ketidaksenangan yang akhirnya pada berhujung pada kerusuha. Oleh karena  itu, potensi – potensi kerusuhan pada waktu itu boleh jadi karena  kekecewaan dari elite politik yang beragama kristen yang merasa  termarjinalisasi dalam hal politik.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7735278274354111492-252742874594950488?l=sekedarpermainan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekedarpermainan.blogspot.com/feeds/252742874594950488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekedarpermainan.blogspot.com/2011/11/latar-belakang-konflik-poso.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7735278274354111492/posts/default/252742874594950488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7735278274354111492/posts/default/252742874594950488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekedarpermainan.blogspot.com/2011/11/latar-belakang-konflik-poso.html' title='latar belakang konflik poso'/><author><name>Rionaldus Tonce</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-t8p9f0H6O_0/Tsz3TfruPnI/AAAAAAAAABo/h4gK6yZDLh8/s220/302319_116600535107181_100002717047832_76371_5909705_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
